Shalat
Tahajud merupakan shalat sunat yang dilakukan pada waktu malam hari,
dimulai selepas isya menjelah subuh. Adapun jumlah rakaat pada saat
melakukan shalat ini tidak terbatas, bisa dilakukan mulai dari 2
rakatat, 4, dan seterusnya.
Pada dasarnya, gerakan atau tata cara sholat tahajud pun tidak berbeda
dengan sholat-sholat sunnah yang lain: berwudhu, niat melakukan sholat
sunnah tahajud, kemudian melakukan gerakan sholat seperti biasa mulai
dari takbir hingga salam. Biasanya selalu dilakukan dengan 2 rokaat-2
rokaat (setiap 2 rokaat salam). Pada rokaat pertama setelah takbir
membaca surah Al Fatihah, kemudian dilanjjutkan dengan surah lainnya.
Pada rokaat kedua pun sama, membaca surah Al Fatihah, kemudian
dilanjutkan dengan surah lainnya (yang kita hafal).
Perbedaannya
hanyalah terletak pada niatnya saja. Karena untuk mengerjakan sholat
tahajud tentu saja niatnya adalah mengerjakan sholat tahajud, bukan niat
untuk mengerjakan sholat yang lain.
Jadi berkaitan dengan
pertanyaan “bagaimana niat sholat tahajud?”, maka jawabannya adalah
berniat di dalam hati untuk mengerjakan sholat sunnah tahajud. Sedangkan
masalah “Lafadz niatnya”, hal itu tidak ditentukan, karena tidak ada
dalil yang memperkuat atau menerangkannya.
Setelah selesai
mengerjakan shalat Tahajjud, perbanyaklah membaca istigfar dan dzikir
kepada Allah SWT serta memohon kepada-Nya, kemudian membaca doa sesuai
keinginan kita.
Sesungguhnya Sholat tahajud meneguhkan iman kita, jiwa kita, mental kita untuk menghadapi masalah hidup duniawi dan lain-lain .
Kemudian
dari sisi sains pengobatan, kita akan menyedot oksigen di atmosfera
bumi sekitar jam tiga pagi hingga terbit matahari dan menggerakkan
otot-otot di dalam badan kita yang akan menyegarkan badan dan
melancarkan aliran darah ditubuh kita.
Kedua hal tersebut, yaitu
oksigen dan gerakan otot sangat penting bagi kesehatan tubuh manusia.
Oksigen akan hilang dari atmosfera bumi selepas matahari terbit dan
tidak datang lagi sampai besok pagi. Hanya manusia yang bangun pada
waktu ini yang dapat menikmati oksigen tersebut.
Coba kita kaji
pergerakan otot-otot kita ketika sholat.Secara kasar, pertama kita
berdiri tegak (qiyam) kemudian mengangkat kedua tangan bertakbir dan
meletakkan tangan di atas dada - kita telah membesarkan rongga dada kita
sehingga paru-paru akan terasa lapang serta menggerakkan otot di kedua
belah tangan.
Ketika ruku' dengan badan membungkuk ke depan dan kedua
tangan di atas kepala lutut dan punggung mendatar (parallel to the
ground) sekaligus menggerakkan ruas-ruas tulang punggung, tulang leher,
tulang pinggang dan tulang tungkai.
Ketika sujud, seluruh berat badan
tertumpu sepenuhnya di atas otot-otot kedua tangan, kaki. dada, perut,
punggung, leher dan otot-otot kaki. Lihat saja pada waktu sujud ini
berapa banyak otot dan persendian yang kita gerakkan.
Setelah itu
kita bangkit dari sujud. Kita duduk, kemudian kita sujud lagi dan
sesudah itu kita berdiri kembali. Dalam gerakan badan kali ini secara
automatik kita telah menggerakkan sejumlah besar otot-otot di dada ,
bahu, lengan, perut, punggung, peha, kaki bagian bawah dan otto-otot
lainnya. Selain itu kita juga melakukan dua jenis duduk - pertama duduk
antara dua sujud dan kedua duduk tahiyat. Kedua jenis duduk ini
menggerakkan tumit , pangkal paha, selangkangan, jari-jari kaki dan
lain-lain.
Ketika kita memberi salam , kita menggerakkan otot-otot leher tengkuk dan lain-lain.
Kalau
kita lihat dari dua hal di atas yaitu menghirup oksigen yang istimewa
dan gerakan otot-otot yang semuanya itu sudah tentu akan menyehatkan
tubuh kita. Sholat tahajud bisa juga menjauhkan penyakit pinggang yang
selalu menyerang orang yang banyak tidur dan bangun lewat dari tidur
malam.
"Dan pada sebagian malam hari bersembahyang tahajudlah
kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan-mu
mengangkat kamu ke tempat yang terpuji." (Surah al-Isra' 17: 79)
Sesungguhnya
orang-orang yang bertaqwa ada di dalam syurga dan dekat dengan air yang
mengalir. Sambil mengambil apa yang diberi oleh Tuhan mereka.
Sesungguhnya mereka sebelum ini di dunia adalah orang-orang yang berbuat
baik. Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam. Dan di akhir-akhir
malam mereka memohon ampun kepada Allah." ( Surah az-Zariat ayat 15-18 )



0 komentar:
Posting Komentar